Mafia Tanah Bobol Tembok Makam Keluarga Dekat SDN 01 Cililitan
Upaya penyerobotan lahan yang pernah terjadi di tahun 2013 seperti yang dimuat di laman BeritaSatu.com,saat
ini mulai kembali dicoba oleh seseorang yag diketarai bernama dengan
MN. Aksi yang dilakukan ketika itu dengan membobol tembok SDN 01
Cililitan dengan alasan meminta akses jalan.
Saat ini,orang tersebut melakukan hal serupa,yakni membobol tembok area makam keluarga yang letaknya tidak jauh dari area sekolah tersebut. Sebelum melakukan aksinya, MN memang menghubungi RT setempat. Kini, pihak RT berencana melaporkannya kembali ke pihak kelurahan.
Upaya MN menyerobot tanah warga ini sebenarnya telah dilakukan berulang kali. Dengan alasan memiliki surat tanah yang sah, orang ini terus meneror pemilik tanah wilayah tersebut. Bahkan, aksi gilanya itu sudah sampai hingga tingkat kelurahan hingga Pemda DKI, dan buktinya selalu terbantahkan.
Menurut perwakilan keluarga pemilik tanah, surat yang disosodorkan MN terebut adalah tidak sesuai dengan fakta yang ada di kantor kelurahan. Bahkan, salah seorang anak pemilik tanah tersebut sudah lama memiliki bukti sertifikat tanah yang sah dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) Jakarta Timur.
Boleh jadi, aksi ini erat kaitannya dengan kasi mafia tanah, mengingat di wilayah Cililitan, Condet, dan sekitarnya banyak berdiri residen-residen kecil yang punya nilai jual tinggi. Hal ini dimungkinkan karena di sekitar SDN 01, ada lahan kosong yang hingga kini pemiliknya tidak diketahui keberadaannya, sehingga menjadi perburuhan para mafia tanah.
Sebaiknya Pemerintah DKI Jakarta bisa mengambil alih lahan kosong tersebut untuk dimanfaatkan Pemda, seperti perluasan sekolah atau lainnya, sehingga menghindari aksi orang-orang yang tak bertanggung jawab. Selanjutnya, bila pemilik sahnya ada, dikembalikan lagi. Aksi mafia tanah ini juga dikhawatirkan mengundang aksi main hakim warga sekitar.
sumber: WargaKramatjati
Sipa sih Mafia Tanahnya?
Saat ini,orang tersebut melakukan hal serupa,yakni membobol tembok area makam keluarga yang letaknya tidak jauh dari area sekolah tersebut. Sebelum melakukan aksinya, MN memang menghubungi RT setempat. Kini, pihak RT berencana melaporkannya kembali ke pihak kelurahan.
Upaya MN menyerobot tanah warga ini sebenarnya telah dilakukan berulang kali. Dengan alasan memiliki surat tanah yang sah, orang ini terus meneror pemilik tanah wilayah tersebut. Bahkan, aksi gilanya itu sudah sampai hingga tingkat kelurahan hingga Pemda DKI, dan buktinya selalu terbantahkan.
Menurut perwakilan keluarga pemilik tanah, surat yang disosodorkan MN terebut adalah tidak sesuai dengan fakta yang ada di kantor kelurahan. Bahkan, salah seorang anak pemilik tanah tersebut sudah lama memiliki bukti sertifikat tanah yang sah dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) Jakarta Timur.
Boleh jadi, aksi ini erat kaitannya dengan kasi mafia tanah, mengingat di wilayah Cililitan, Condet, dan sekitarnya banyak berdiri residen-residen kecil yang punya nilai jual tinggi. Hal ini dimungkinkan karena di sekitar SDN 01, ada lahan kosong yang hingga kini pemiliknya tidak diketahui keberadaannya, sehingga menjadi perburuhan para mafia tanah.
Sebaiknya Pemerintah DKI Jakarta bisa mengambil alih lahan kosong tersebut untuk dimanfaatkan Pemda, seperti perluasan sekolah atau lainnya, sehingga menghindari aksi orang-orang yang tak bertanggung jawab. Selanjutnya, bila pemilik sahnya ada, dikembalikan lagi. Aksi mafia tanah ini juga dikhawatirkan mengundang aksi main hakim warga sekitar.
sumber: WargaKramatjati
Sipa sih Mafia Tanahnya?

Tidak ada komentar